Source : 90 Smansa Solo
Teman,
kebersamaan tak terasa sudah hampir 20 tahun kalau dilihat dari kelulusan kita namun kalau dilihat dari mulai kita masuk dan melaksanakan kemah perdana yang penuh dengan penyiksaan di daerah mojosongo mungkin kita dah lebih dari 20 tahun.apalagi bagi kita yang dulu satu sekolah SMP dah gak keinget lagi berapa tahun lamanya kita berkawan,mulai dari mandi bareng,udo bareng ampe .....bareng pokoke nguantek poool sing kekancan,
Beberapa teman kemaren punya harapan kita bisa berkumpul kembali mengulang indahnya masa masa itu,walaupun saya tahu masa itu adalah masa dimana kita baru membentuk diri dengan segala kenakalan kita dengan segala kegenitan kita dengan segala kekocakan maupun kegilaan kita pasti ada yang berkenan adapula yang gak berkenan sehingga memunculkan kalo orang belanda bilang padudon....



(*Tulisan ini tanpa edit dari apa yang terlintas di pikiran penulis saat ini. Semoga dapat menjadi renungan dan memperbaiki pendidikan anak-anak kita*)
"Nek dek'e, ibarate Yngwie Malmsteen lagi nggitar sinambi ngombe steroid, mas," kondone mas Yani Woke, pemilik angkringan Nasi Kucing (Jalan) Fatmawati, suatu malam. Cuaca lumayan hangat saat itu. Cahaya lampu halogen pinggir jalan kian menebalkan malam.










